KH Muhammad Thahir
Business Details
Syekh Abdul Malik bin Abdul Rahim, lebih dikenal sebagai Imam Lapeo. Beliau merupakan ulama besar, tokoh kharismatik, sekaligus waliyullah dari tanah Mandar, Sulawesi Barat.
Gelar dan Julukan
- Waliyullah dari Mandar
- Imam Besar Masjid Lapeo
- Sebagian masyarakat juga menyebutnya To Salama’ Mandar (orang saleh dari Mandar)
Riwayat Pendidikan dan Dakwah
Sejak kecil, Imam Lapeo dikenal cerdas dan mencintai ilmu agama. Ia belajar dasar-dasar Islam di Mandar, kemudian melanjutkan pendidikannya ke Makkah al-Mukarramah, berguru kepada sejumlah ulama besar di Masjidil Haram.
Sekembalinya ke tanah Mandar, beliau mendirikan Masjid Jami’ Lapeo sekitar tahun 1908 yang kemudian menjadi pusat syiar Islam di Sulawesi Barat.
Dari masjid inilah, beliau:
- Mengajarkan tauhid, fiqih, dan akhlak,
- Membangun masyarakat Mandar yang religius,
- Mendidik banyak murid yang kelak menjadi ulama dan imam masjid di berbagai daerah.
Karamah dan Keteladanan
Imam Lapeo dikenal memiliki sejumlah karamah (keistimewaan spiritual), di antaranya:
- Doanya sering dikabulkan,
- Dapat menyembuhkan orang sakit,
- Mengetahui hal-hal yang akan terjadi dengan izin Allah.
Namun beliau selalu rendah hati dan berkata:
“Jangan kagumi aku, karena yang berbuat hanyalah Allah.”
Kesalehan, kesederhanaan, dan kelembutan tutur katanya membuat beliau sangat dicintai masyarakat. Rumahnya selalu terbuka bagi siapa pun yang datang untuk belajar atau meminta nasihat.
Peninggalan dan Warisan
- Masjid Jami’ Lapeo
Masjid bersejarah yang menjadi ikon keislaman di Polewali Mandar. Hingga kini, masih aktif digunakan untuk shalat berjamaah dan majelis ilmu. - Tradisi Maulid Imam Lapeo
Setiap bulan Rabiul Awwal, ribuan jamaah dari berbagai daerah datang untuk memperingati Maulid Nabi di Masjid Lapeo.
Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi akbar umat Islam Mandar. - Pesantren dan generasi penerus
Banyak santri dan ulama Mandar hari ini merupakan penerus ilmu dan ajaran beliau.
Nilai dan Ajaran Imam Lapeo
- Menanamkan tauhid dan keikhlasan dalam ibadah.
- Menjaga keseimbangan antara ilmu dan akhlak.
- Menyebarkan Islam dengan rahmah (kasih sayang), bukan dengan kekerasan.
- Mengajarkan agar umat hidup sederhana, saling menghormati, dan selalu berbuat baik.
Kutipan Terkenal
“Mianmu’ namo’ disala’ i dunia, mapia’ namo’ di Allah.”
(Jangan takut disalahkan manusia, asal diridhai Allah.)
Tempat Ziarah
Kompleks Masjid dan Makam Imam Lapeo kini menjadi tempat ziarah spiritual dan wisata religi terkenal di Sulawesi Barat.
Setiap tahun, ribuan orang datang berdoa dan mengingat perjuangan beliau sebagai ulama besar yang menanamkan cahaya Islam di tanah Mandar.
- Keywords:
Map Location
BUSINESS REVIEWS
There are no reviews at the moment
KH Muhammad Thahir
Syekh Abdul Malik bin Abdul Rahim, lebih dikenal sebagai Imam Lapeo. Beliau merupakan ulama besar, tokoh kharismatik, sekaligus waliyullah dari tanah Mandar, Sulawesi Barat.