

Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) merupakan organisasi sosial budaya yang menjadi wadah silaturahmi dan kebersamaan masyarakat Mandar, baik yang tinggal di Sulawesi Barat maupun yang tersebar di seluruh Indonesia. KKMSB hadir dengan semangat persaudaraan, untuk menjaga nilai-nilai luhur Mandar sekaligus berperan aktif dalam pembangunan daerah dan bangsa.
KKMSB (Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat) merupakan organisasi kerukunan, persatuan dan pengembangan masyarakat Mandar, khususnya yang berasal dari Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Kepengurusannya telah dilantik masa bakti 2024-2029.
KKMSB bertujuan untuk memfasilitasi dan memperkuat jaringan sosial antara warga Mandar di Sulawesi Barat serta yang berada di luar daerah, mempromosikan budaya, seni, kuliner, dan produk unggulan Mandar/Sulawesi Barat ke tingkat nasional, menjadi wadah silaturahmi, kerjasama, dan pemersatu warga Mandar di berbagai wilayah serta mendorong pemberdayaan UMKM khas daerah Mandar.
perkumpulan warga Mandar dan diaspora dari Sulbar, KKMSB menyediakan identitas kolektif dan platform untuk bersatu. Dari sisi pembangunan daerah, organisasi ini membantu memperkuat brand daerah (Sulawesi Barat) melalui budaya, ekonomi kreatif, dan UMKM juga menjadi jembatan antara masyarakat Mandar dengan pemerintah dan pelaku usaha untuk sinergi program-daerah, budaya dan ekonomi.
KKMSB dibentuk sebagai respons atas kebutuhan masyarakat Mandar untuk memiliki wadah resmi yang mampu mengakomodasi semangat kebersamaan, gotong royong, dan pelestarian budaya daerah.
Sejak awal berdirinya, KKMSB berkomitmen untuk:
- Mempererat tali silaturahmi antar keluarga besar Mandar di perantauan maupun di kampung halaman.
- Melestarikan budaya Mandar, termasuk bahasa, seni, adat istiadat, dan nilai-nilai kearifan lokal.
- Mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama melalui pengembangan UMKM dan potensi lokal khas Sulawesi Barat.
- Menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Barat.
Melalui kerja sama yang erat antara pengurus, pemerintah daerah, dan masyarakat, KKMSB Sulbar akan terus berperan aktif dalam membangun Sulawesi Barat yang maju, sejahtera, dan berbudaya.
Kerukunan ini bukan sekadar nama, tetapi bukti nyata semangat kekeluargaan dan persaudaraan Mandar yang tak lekang oleh waktu.
KKMSB hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai simbol kerukunan dan identitas kolektif masyarakat Mandar.
Di tengah tantangan globalisasi, semangat sipamandar (saling menguatkan) menjadi kekuatan moral dan sosial untuk menjaga jati diri sekaligus berkontribusi dalam kemajuan bangsa.
Dengan semboyan “Mappasanra’ Sisappa’ — Bersatu dalam Kebersamaan”, KKMSB diharapkan terus menjadi pelopor harmoni, solidaritas, dan kemajuan masyarakat Mandar di manapun mereka berada.

Mereka dalam perjalanan 10,1 jam dari Karema, Kota Mamuju, Sulawesi Barat, sekitar 351 km dari lokasi insiden. Insiden maut, di Km 78 jalan Poros Makassar-Parepare, Desa Mandalle, Pangkep, ...
Jenazah Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Mayor Jenderal TNI (Purn) Salim Sayyid Mengga, dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (1/2/2026).
Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Mayjen TNI (Purn) Salim S Mengga, meninggal dunia pada Sabtu pagi, 31 Januari 2026, di Rumah Sakit Siloam, Makassar, Sulawesi Selatan. Kabar duka ini dikonfirmasi ...
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mulai memberlakukan restrukturisasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sejak awal tahun 2026. Gubernur Suhardi Duka menujuk sejumlah pelaksana tugas (Plt) sebelum ...
Ratusan tenaga honorer satuan polisi pamong praja dan pemadam kebakaran pemerintah kabupaten mamuju resmi dilantik sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu, di ruangan ...
Polisi masih menyelidiki penyebab mobil membawa uang tunai milik Bank BNI hangus terbakar di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (12/11/2025).
...
MAJENE, MASALEMBO.ID – Kecelakaan lalu lintas yang menimpa kendaraan yang ditumpangi oleh Andi Nurul Fathiyah, anggota DPRD Sulawesi Barat, terjadi di Jalan Trans Sulawesi Majene, tepatnya di ...
Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga, menegaskan komitmennya bersama Gubernur Sulbar Suhardi Duka memperjuangkan peningkatan infrastruktur dan pengembangan pendidikan keagamaan di Kabupaten ...
Kapoksahli Kodam XXIII/Palaka Wira Brigjen TNI Sugiono menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 1401/Majene yang digelar di Lapangan Sepak Bola Pamboang, Kelurahan Lalampanua, ...
Universitas Terbuka (UT) Majene kembali mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul di Sulawesi Barat. Sebanyak 407 lulusan dari program Diploma, Sarjana,