Mereka dalam perjalanan 10,1 jam dari Karema, Kota Mamuju, Sulawesi Barat, sekitar 351 km dari lokasi insiden. Insiden maut, di Km 78 jalan Poros Makassar-Parepare, Desa Mandalle, Pangkep, Sulsel, Rabu (5/2/2026) tengah malam, menelan 3 korban jiwa, sedangkan dua lainnya, ibu dan anak balitanya, dikabarkan selamat dengan luka fatal.
Lima korban tercatat masih satu keluarga, Ayah, ibu, dan tiga anaknya. Mereka dalam perjalanan 10,1 jam dari Karema, Kota Mamuju, Sulawesi Barat, sekitar 351 km dari lokasi insiden.
Truk kontainer 9 feet (DP 8904 AP) tergelincir melintasi median jalan, sebelum menimpa mobil hatchback Honda Brio (DC 1471 GI). Karena panik, pengemudi truk barang pangan dari arah Pinrang ini, dikabarkan sempat melarikan diri, usai insiden. Tadi malam, supir berusia 41 tahun, menyerahkan diri dan masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Mandalle, sekitar 750 meter dari titik insiden.
Pemilik sekaligus pengemudi hatchback dalam perjalanan dari Mamuju menuju kampung halaman di Desa Kanaungang, Kecamatan Labbakkang, Pangkep, sekitar 19 km selatan lokasi insiden.
Guna mengurai kemacetan panjang, hIngga Kamis (6/2/2026) dini hari, otoritas lalu lintas Kepolisian Resort Pangkep, masih mengevakuasi rongsokan kendaraan. Kemacetan panjang terjadi sekitar 4,8 jam.
Dari selatan, arah Makassar, kemacetan mendekati ibu kota kwcamatan Segeri, sekitar 2.1 km. Sebaliknya, arus kendaraan dari arah utara, Kota Parepare, kemacetan mengular hingga Tanjung Butung, Tanete, Barru.
Ini sekitar, 1,7 km.
Arus lalu lintas kembali terurai lancar, menjelang azan subuh. Dari potongan video warga berdurasi 60 detik, terlihat detik-detik dramatis saat warga dibantu pengendara terjebak macet, berupaya mengevakuasi 5 korban.
Sedan lima kursi ini ringsek pada bagian atap setelah tertindih bak kontainer kosong. Kepala Unit Gakkum Satlantas Polres Pangkep, Ipda Habib Harahap, menyebut kedua kendaraan melaju searah dari utara ke selatan, dari arah Kota Parepare menuju Makassar.
Dari penyelidikan awal, pengemudi truk diduga berusaha menghindari kendaraan lain. Namun, nahas kendaraan tonase sekitar 9,5 ton itu justru naik ke median jalan, terguling ke badan jalan lalu menimpa mobil hatchback di sisi kirinya.
"Oleng, panik lalu menimpa sedan brio," ujar perwira muda ini. Tiga penumpang yang meninggal si TKP adalah M.A (35 tahun). Dia supir sekaligus kepala Rumah tangga. Dua anaknya, inisial NA., (7 tahun), dan PS., (5 tahun), juga meninggal dengan kondisi mengenaskan di kabin mobil ini.
Sementara itu, sang ibu, M (30 tahun), dan balita setahun, selamat dengan kondisi luka parah. Keduanya dilaporkan sempat dievakuasi dan diamankan di rumah warga sekitar.(*)